Lagi: Korek Api Porno

Kami mencatat berita sejenis berapa waktu lalu, dan ku kira masalah ini telah tuntas. Ternyata..ohh ..ternyata, malah makin melebar. Merambah Banyuwangi, Jambi, dan mungkin masih banyak daerah lain.

Walau masyarakat umumnya resah, ada sekelompok kecil yang justru mengambil keuntungan. Siapa dia? Itulah penyetor, distributor, serta penjualnya. Mereka tidak peduli akibatnya. Tidak peduli terhadap degradasi moral anak-anak kita.

Jika anda jumpai korek api macam ni. Laporkan polisi. Biar penjual dkk-nya dihukum setimpal. Tidak peduli itu pedagang asongan, warung, pasar, pedagang besar, atau distributor. Bahaya benda ini sangat nyata.

Senin, 28 Jan 2008
Heboh Korek Api Porno

BANYUWANGI – Warga di wilayah Kecamatan Muncar, Banyuwangi dibuat geger dengan lampu senter dari korek api yang dapat mengeluarkan sinar bergambar porno. Tragisnya, korek api yang dijual bebas itu banyak dibuat mainan oleh anak-anak.

Maraknya lampu senter dari korek api bergambar porno ini, membuat orang tua banyak yang gelisah. Mereka minta, aparat berwenang cepat bertindak demi menghindari perbuatan negatif dari anak-anak. “Sepintas ya korek api yang ada lampu senternya, tapi kalau dinyalakan keluar gambar porno,” cetus Mustoli, 39, warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar.

Menurut pedagang pakaian di Pasar Sumberayu, Desa Sumberberas ini, korek api yang ada lampu senter dengan sinar gambar porno, kini banyak dimiliki oleh anak-anak yang ada di kampungnya. Sebab, korek api ini memang dijual bebas di warung-warung kecil. “Korek api itu meracuni mental anak-anak,” cetusnya.

Korek api berbau pornografi itu, mulanya hanya dijual dengan harga Rp 1.000. Tapi begitu ramai karena banyak yang mencari, harga korek api itu tiba-tiba dinaikkan menjadi Rp 2.000 setiap bijinya. “Dalam satu kotak, tidak semua mengeluarkan sinar bergambar porno,” ujar Mustoli. (abi/aif)

.

Sumber: http://www.jawapos.co.id/

Berita sejenis, di http://www.antara.co.id/, dan lain-lain.