Simulasi Rukyatul Hilal, Rajab 1429 H

Berikut Simulasi Software (StN. Backyard) tentang Rukyatul Hilal – Rejeb 1429 Hijriyah. Bulan baru kali ini merupakan akhir Jumadil Akhir 1429 H sekaligus awal Rajab 1429 H.

New-moon (bulan baru astronomis) atau conjuction atau ijtimak tercatat menurut simulasi ini adalah pada pukul 9:20:00 wib pada hari yang sama.

Bulan baru kalender Hijriyah menggunakan kriteria penampakan “hilal” yaitu bulan sabit paling muda yang dapat terlihat oleh mata atau alat optik pada sore hari saat matahari terbenam. Kenampakan hilal ini menjadi tanda mulainya awal bulan tersebut.

Simulasi diambil saat, 3 Juli 2008, lokasi Sleman Jogjakarta, diambil saat maghrib (sunset terjadwal pukul 17.43 wib).

.

.

Informasi tentang posisi bulan. Tercatat posisi bulan saat itu (17.43 wib) adalah 3 sekian derajat dari horizon (ufuk).

.

Catatan:

Menyimak sinar matahari yang masih lumayan kuat, dan posisi bulan yang dekat dgn matahari, maka ada kemungkinan hilal tak kan terlihat. Kalaulah ini berhubungan dengan Hari-hari Raya, misalkan posisi bulan seperti ini terjadi untuk menentukan awal bulan Puasa, Syawal, atau Dzulhijjah, maka ada kemungkinan terjadi perbedaan, (Di sini kemungkinan adanya awan diabaikan)

1. Kalangan Hisab murni (Muhammadiyah dll) niscaya telah menetapkan bulan baru jatuh keesokan harinya.

2. Rukyah modern (yang memanfaatkan teknologi teropong canggih) kemungkinan akan melihatnya sehingga bulan baru jatuh pada keesokan harinya.

3. Rukyah dengan teropong biasa kemungkinan tak melihatnya. Dan juga rukyah dengan cara2 tradisional juga kemungkinan tidak akan melihatnya, sehingga bulan baru jatuh pada hari setelah besoknya.

Wallahu a’lam.

Semoga manfaat.