Ahmadiyah Boleh Eksis Dengan Label Non Islam

Saya setuju dengan artikel berita di bawah. Sudah jelas bahwa Ahmadiyah itu bukan islam. Mereka hanya mengaku-aku islam, namun di dalamnya adalah ajaran yang menyimpang dari islam.

Oleh karena itu, jika masih tetap ingin eksis, membuang label islam adalah jalan terbaik. Jadilah agama sendiri, dengan kitab sendiri. Mengaku islam namun ajarannya bukan islam adalah penipuan.

Namun siapa yang berhak melarang? Siapa yang berhak melabeli sebagai bukan islam? Menurut saya, itulah kewajiban/hak pemerintah  yang syah. Bukan pribadi, sekelompok masyarakat, atau pun ormas tertentu.

Pakistan sebagai asal ajaran ini sudah melabeli ahmadiyah sebagai bukan islam. Dunia islam internasional telah melakukan hal yang sama. Hanya ahmadiyah sendiri yang sampai sekarang masih saja mengaku-ngaku sebagai islam.

Jika pemerintah Indonesia tidak tegas dan tak melakukan hal yang sama, justru umat muslim indonesia yang terkena dampaknya. Kerusuhan akan selalu terpicu, dan umat islam selalu menjadi pihak yg disalahkan. Ahmadiyah selalu memposisikan diri sebagai pihak yang teraniaya. Di dunia internasional pun, misal, ibadah haji dari indonesia akan di-block karena di dalamnya terdapat kelompok non islam (ahmadiyah).


wallahu a’lam.


Ulama Aceh: Ahmadiyah Jadi Agama Tersendiri, Solusi Terbaik

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH– Kalangan ulama dayah (pesantren) di Aceh menyerukan Pemerintah Pusat segera mengambil langkah-langkah untuk membubarkan ajaran Ahmadiyah, sesuai keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) beberapa waktu lalu.

“Saya menilai apa yang terjadi di Pandeglang, Banten pada Minggu (6/2) itu dikarenakan sikap pemerintah yang tidak tegas terhadap ajaran Ahmadiyah yang sesat dan menyesatkan,” kata Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk Faisal Ali di Banda Aceh, Selasa.

Meski kasus kekerasan seperti di Pandeglang itu tidak diharapkan terjadi, namun tambahnya tidak mustahil bisa terulang jika pemerintah tidak tegas dalam membubarkan Ahmadiyah.

“Tidak mustahil kasus serupa terulang di tempat lain apabila pemerintah tidak menjalankan hasil fatwa MUI. Sebagai contoh sebelum di Pandeglang, kasus serupa sebelumnya juga terjadi di beberapa daerah di tanah air,” katanya menambahkan.

Faisal Ali juga menyatakan sependapat jika Ahmadiyah sebaiknya menjadi agama sendiri yang berada di luar Islam sebab ajaran itu bermasalah karena mengatasnamakan Islam tetapi tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Dipihak lain, ia mengharapkan pemerintah tidak perlu ragu dalam mengeluarkan putusan untuk membubarkan ajaran Ahmadiyah tersebut, demi menjaga perasaan mayoritas umat muslim terbesar di Indonesia.
“Yang selama ini, jika ada kasus penyerbuan terhadap pengikut Ahmadiyah, maka yang disalahkan masyarakat. Sementara pemerintah tidak bersikap tegas untuk membubarkan ajaran Ahmadiyah itu,” kata dia menegaskan.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/nasional/11/02/08/162958-ulama-aceh-ahmadiyah-jadi-agama-tersendiri-solusi-terbaik

Namun siapa yang berhak melarang? Siapa yang berhak melabeli sebagai bukan islam? Menurut saya, itulah kewajiban/hak pemerintah  yang syah. Bukan pribadi, sekelompok masyarakat, atau pun ormas tertentu.