Sejarah/Manaqib

Sebagian besar manaqib di blog ini adalah para ulama bermadzab Syafi’i. Jika tak ada keterangan apa pun tentang madzab ulama tersebut, dan hidup sesudah era Imam Syafi’i, maka secara default ulama tersebut adalah bermadzab Syafi’i. Para ulama yang bermadzab lain akan diberi keterangan. Insya Allah.

.

Era 100-an H (600-an M)

Umar bin Abdul Aziz ra (61–101 H)

Al-Qosim Bin Muhammad Bin Abu Bakar Ash-Shiddiq (36-107 H)

Hasan al-Bashri (w. 110 H)

Imam Abu Hanifah (80H-150H), penggagas Madzab Hanafi

Sufyan ats-Tsauri (97 – 161 H)

Imam Malik Bin Anas (97 – 179 H), penggagas Madzab Maliki

.

Era 200-an H (800-an M)

Imam Syafi’i (150 – 204 H), penggagas Madzab Syafi’i

Al Buwaithi (w. 231H)

Imam Ahmad bin Hanbal (164 – 241H), penggagas Madzab Hambali

Imam Bukhari (194 –  256 H)

Imam Muslim (202 – 261H) 1)

Imam Ibn Majah (209 – 273 H)

Imam Abu Dawud (202 – 275 H)

Imam Tirmidzi (209 – 279 H)

.

Era 300-an H (900-an M)

Imam Nasa’i (215 – 303 H)

Abu Hasan Al-Asy’ari (260 – 324H)

.

Era 400-an H (1000-an M)

Imam al Baihaqi (w. 458 H)

Imam Haramain (419 – 478 H)

.

Era 500-an H (1100-an M)

Imam al-Ghazali (450-505H)

Imam al Baghawi (436-516 H)

Syaikh Abdul Qadir Al Jailani (470 – 562 H) 2)

Sholahuddin Al Ayyubi (w. 589H)

Qadhi Abu Syuja’ (w. 593 H)

.

Era 600-an H (1200-an M)

Ibnu Shalâh (577 – 643 H)

Izzudin ibn Abdissalam (w. 660H)

Imam al-Nawawi (631 – 676H)

.

Era 700-an H (1300-an M)

Ibn Athailah al Sakandari* (w 709H/1350M), 2

Imam Taqiyuddin As-Subki (683 – 756H)

Ibnu Katsir (701 – 774H)

.

Era 800-an H (1400-an M)

Imam Abu Zur`ah (w. 826 H)

Ibnu Hajar al Atsqalani (773 – 852 H)

.

Era 900-an H (1500-an M)

Imam Wajihuddin bin Muhammad ad Diba’i asy-Syafi`i (w. 944H), penggubah Maulid Diba’

.

Era 1100-an H (1700-an M)

Imam al Haddad (1044 – 1132 H), penggubah Ratib al Haddad

Syaikh Ja’far Al Barzanji (w. 1177 H), pengarang Maulid Barzanji

.

Era 1300-an H (1900-an M)

Syaikh Rahmatullah bin Khalilurrahman al-Kiranawi al-Hindi (w. 1308 H)

Habib Ali al Habsyi (w. 1333 H), penggubah Maulid Simtud Durar

KH Hasyim Al Asy’ari (w. 1366 H), pendiri Nahdlatul Ulama

Habib Abdurahman Assagaf (w. 1390 H)

.

Era 1400-an H (2000-an M)

K.H. Ali Ma’sum (1333 – 1410 H)

Sayyid Al Muhammad bin Alawi Al Maliki Al Hasani*(w. 1425 H/2004 M)

KH. Abdurrahman Wahid – Gus Dur (w.1429 H/2009 M)

.

.

* Bermadzab Maliki

1) Imam Muslim, kami belum mengetahui madzab fikihnya.

2) Syaikh Abdul Qadir Al Jailani, bermadzab Hanbali. Namun sebagian ulama meriwayatkan sebagai bermadzab Syafi’i. wallahu a’lam.

38 Responses

  1. hamid
    hamid
    at · Reply

    jayyid jiddan

    1. dederusmilawati@yahoo.com
      at · Reply

      aiwa

    2. juuu
      juuu
      at · Reply

      siip

  2. ali imran
    at · Reply

    izin kan aku belajar agama dr blog ini smga di ridoi ALLAH SWT ANIN.

  3. suyoto
    at · Reply

    alhamdulillah semoga bermanfaat amin

  4. abi
    abi
    at · Reply

    mdh2n bermanfaat…

  5. abu-abu
    abu-abu
    at · Reply

    Syukran…boleh saya copy beberapa page untuk menjadi koleksi pribadi….semoga menjadi amal baik akhi…amiiim

  6. yoyok
    yoyok
    at · Reply

    alhamdulillah jadi ketemu urutan 2 nya….trims

  7. yoyok
    yoyok
    at · Reply

    Syeikh Abdul Al-Jaelani..mana ..

    –> maksudnya syaikh Abdul Qadir al jailani? bentar mas .. mohon doa.

  8. Mariokta W Hadiyanto
    at · Reply

    makasih, akhirnya jadi lebih tahu sejarah islam

  9. Yayan Sofyan
    at · Reply

    T.Q infonya gand,. Moga artikel anda bisa dipertanggungjawabkan dunia-akherat..

  10. Didik Hermawan
    at · Reply

    ya semoga bermanfaat bagi kita semua ..amiin

  11. Edy Kusnadi
    at · Reply

    Salam Sejahtera

  12. Azzama
    at · Reply

    Berguru dg gusdur??!!
    Celaka lah kalian!!

    1. abdullah
      abdullah
      at · Reply

      coba aja ente maki maki gusdur terus insya Allah ente selamat dirumah tapi sesat di akhirat. atau ente yang jadi celaka, jasad beliau telah di jaga sehingga tlah ditampakkan oleh Allah Swt setelah satu tahun jasad beliau masih utuh dan bersih kain kafannya, itu menunjukkan bahwa beliau adalah seorang yang baik disisi Allah tidak seperti ente yang durhaka karena membenci seorang yang telah di muliakan Allah SWT, sadarlah wahai pencaci ente jangan seperti abu lahab , atau abu gosok, tobatlah kembalilah kepada jalan Allah SWT, dan Rasul Nya serta orang yang soleh,

      1. david
        david
        at ·

        apa ada dalil nya bahwa jasad utuh termasuk orang yang memperoleh ni’mat kubur? atau yg lain nya?

        –> itu termasuk salah satu tanda. Bukan pasti.

      2. moha
        moha
        at ·

        memang didunia ini tidak ada yang pasti yang pasti hanya milik allah dan sebagai manusia hanya bisa mengira2 tapi itu adalah tanda2 dari yang kholik,,, semoga allah menempatkan gusdur ditempat yang indah,,, ammmiiieeennnn

        kalau kau ingin dalil maka matilah dulu baru kau tahu dalilnya

      3. ayu genny
        at ·

        kayak tuhan ja kamu…tau kpan orang celaka atau tidak…sama bos firaun juga jasadnya utuh,,,tapi di laknat ALLAh SWT…pakai otak..pakai nurani..belajar hukum2 agama yang hak…pelajari yang benar sunnah ROSUL yg hak jangan ikut2an pembuat hadist palsu..pelajari alqur’an yg benar…biar kamu tau ga ada istilah pendewaan dalam islam….kayak orang majusi aja kmu…

      4. Ana Muslim
        at ·

        jasad seorang pastur gereja pun utuh ..coba cari di google dengan keyword ” Padre Pio intact ”
        dan seorang biarawati gereja
        coba cari di google dengan keyword ” St. Bernadette’s ”
        dan orang orang kristen memasukkan jasad petinggi petinggi kristen ini ke dalam peti kaca agar semua orang bisa melihatnya…
        jadi jasad utuh tidak menjamin adanya nikmat kubur ..
        hanya Allah yang tahu ..

    2. santoso
      santoso
      at · Reply

      ente yang bakal celaka

  13. Jarir Bin Java Java
    at · Reply

    pngen belajar tentang ASWAJA….

  14. Lutfi Kamil Maulana
    at · Reply

    aku pengen tahu riwayatnya syekh ja’far al-barzanzi boleh di tag tidak di blog ini? syukron…

    –> boleh

  15. Atno widodo
    Atno widodo
    at · Reply

    Tolong minta jadual &tempat dzikir manaqia,thnk’s

  16. Ibnu Mubaarock
    at · Reply

    Assalamu’alaykum wr wb.

    Syukron ‘ilmunya akhy,,, Ana mau mnti izin mengcoppy n mnyebarkn ‘ilmu dri akhy…
    Syukron.

  17. anto
    anto
    at · Reply

    kada bisa syekh arsad al banjari….

  18. iva ratna dewi
    at · Reply

    Trmksh,jadi ΒÏ$ä belajar nih

  19. Niesrien
    Niesrien
    at · Reply

    Alhamdulillah,,manfaat banget bwt aq!

  20. WAHIDIN
    WAHIDIN
    at · Reply

    MHN IZIN IKUT BUKA2 BLOG INI (
    IDIN)

  21. hamid
    hamid
    at · Reply

    assalamu’alaikum , mas admin bisa ana minta tolong info link untuk download kitab berikut syukur ada terjemahnya, maklum msh belajar kitabnya ini mas nasho-ikhul ‘ibad, ngusfuriyyah dan madarijus su’ud. kalau berkenan ke email sy pak mnur_hamid@yahoo.com

  22. ichsan
    ichsan
    at · Reply

    assalamu’alaikum wr.wb. kulo ijin ngopi kang, jazaakallaahu achsanal jaza’

    –> wa’alaikum salam wrwb. silakan…semoga manfaat.

  23. beni
    at · Reply

    Ass.wr.wbr…blog ini sangat bermamfaat untuk menambah wawasan keislaman…izinkan ana mengcopy bang….Syukran katsira…

  24. makoto
    makoto
    at · Reply

    Assalamu’alaikum…ijin copas ya buat arsip pribadi.
    semoga jadi amal jariah buat akhi

  25. soleh
    soleh
    at · Reply

    sejarah diatas sungguh bermanfa’at,,namun setelah ulama 2 semuanya yang terahir disebutkan gusdur,,saya kurag setuju,,karna masih banyak lagi ulama2 yang belum disebutkan,,,ulama nusantara kan banyak??seperti di sumatra,disana banyak ulama yang tidak mau muncul ke permukaan,,,ma’af kalau comen saya terlalu…
    balas

  26. Suhelmi
    at · Reply

    Maha suci allah.pda siang in aq dbuka hdyah oleh mu. . Untk mmbaca ilmu mu. . !zin kn hmba untk mmbaca ny. .dn jga mmb!ng lh hmba untk memahami ny. . Jauh! Hmba dr! Kesesatan

  27. Faiz Pansermilanisti Baladewamuser
    at · Reply

    Assalamu’alaikum
    Saya request kisah Fatih Sultan Mehmet II (Sultan Muhammad II Al-Fatih) penakluk Konstantinopel.
    Wassalamu’alaikum

  28. obay
    at · Reply

    Ass.wr. izin…baca dan kutif…syukran katsiran…

  29. ali mahfud sag
    ali mahfud sag
    at · Reply

    manusia itu besok di kumpulkan dengan yang di cintainya”al hadits”

  30. yusuf
    yusuf
    at · Reply

    maaf saudaraku mungkin kita harus mengutamakan Al-Qur’an dulu untuk kita pelajari dari terjemah,hingga tafsir serta asbabun nuzul nya,setelah itu baru kita melangkah kepada kitab kitab para ulama lainnya….Sukron

Leave a Reply

*

code

fourteen − fourteen =